• album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah
  • album gallery sekolah

Kirim Salam

!Warning! JavaScript must be enabled for proper operation.
Guest Dian Iriani Ningsih says:
2010-03-09 06:08:24
Zalam
Q mw titip zalam bwt guru"q yg tcinta yg da di SMK Petra Timika khuzuzX bwt mam' grice dN pak Alto,, zlam juga bwt tmen kelaz 3 dri zgala juruzn, khuzuzX klz 3 Pk 2... GBU all
Guest AGUSTINUS SUKARNO says:
2010-03-09 06:07:08
SETUJU PROGRAM LIVE IN
Sejak 2004 SMPku bukan negeri bukan katolik juga sudah mentradisikan live in society. Hasilnya sangat-sangat positif.
Guest zakarias says:
2010-02-06 13:17:11
syalom aQ mau slam bwat Guru" tercinta tanpa terkecuali
Guest juandy says:
2010-01-12 14:20:40
Semangat..!!!
Semangat trus dalam menjangkau impian..!!!!
Guest ferdi bunga pakarrang says:
2010-01-10 07:09:54
hadup adalah teka-teki yang indah
salam sejaterah, met hari natal dan tahun baru

SMATIRA BLOG

Blog SMA Tiga Raja


yopramana    

Kemah rohani tahun 2009, dilaksanakan di Paroki Mapurujaya, sekitar 17 km dari Timika, dimulai Kamis, 1 Oktober sampai Sabtu, 3 Oktober 2009, disengaja waktunya dipersingkat dengan kegiatan yang diperpadat. Dengan demikian sedikit kemungkinan bagi siswa untuk mengadakan acara sendiri.

Dan kenyataannya memang disebabkan padatnya kegiatan yang saling susul menyusul, siswa tidak memiliki kesempatan untuk bersantai, ditunjang pula dengan peserta tahun ini yang sedikit berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Begitu acara selesai di malam pertama, sebagian besar siswa langsung tertidur pulas, tanpa harus di teriaki oleh Pembina.sebagian lagi masih menyesuaikan diri dengan kerasnya tanah karena terbiasa di kasur empuk di rumah. Namun tak berapa lama semuapun sudah saling berlomba ngorok menggantikan teriakan kodok yang terpaku karena tersaingi.

Dan malam itupun dikejutkan dengan datangnya hujan deras, and yang pertama terkena dampaknya ya tenda panitia, yah rupanya banjir juga bisa datang bukan hanya di Jakarta saja ya... terpaksa dech pada ngungsi di gedung gereja. But tenda kelompok VI ( mr yo clubs) tetap terlelap dalam mimpi, karena tendanya cukup safety and relative tidak terpengaruh oleh derasnya tangisan bidadari dan hembusan dingin sang bayu, walau sempat ada accident di tendanya sir Yonap, yang terbawa oleh angin.

But the show must go on ( ini sich kate orang sono..) ya tanggung jawab panitia untuk perbaiki toch, and besoknya acara tetap berlangsung, sayangnya mam Agnes terpaksa bersembunyi karena terkena cacar air... ya gimanato mam? Lha wong mau kemah kok ngajak virus herpes to? Ya udah istirahat saja.

Kemah rohani tahun ini bertema menemukan diri sendiri dan tujuan hidup karena dengan semakin banyaknya informasi siswa semakin kehilangan arah dan tujuan hidup, sembari menyadarkan bahwa kesuksesan juga dibarengi dengan usaha dan kerja keras, doa dan dukungan orang lain, so jangan lupa bersyukur dan say tks!


yopramana

 

 

  

Sebagai manusia yang terus disibukkan sepanjang tahun dengan urusan mengajar dan mendidik membuat guru pada akhirnya menjadi seperti mesin yang  melaksanakan tugasnya hanya sebagai pemenuhan keawajiban semata. 

Belum lagi dengan suasana lingkungan kerja yang tak lepas dari perselisihan, silang pendapat, silang kata, silang rasa dan lain sebagainya, ditambah lagi dengan lingkungan masyarakat yang tidak menunjang, tekanan ekonomi yang semakin berat, dan lain sebagainya.

Jika situasi ini dibiarkan maka dapat dimengerti kalau banyak guru menjadi kehilangan motivasi, patah semangat, bahkan cenderung masa bodoh atau bahkan "semau gue", karenanya dibuatlah kegiatan yang dapat menyatukan kembali guru dengan visi misinya, atau merekatkan kembali hubungan silaturahmi yang terkesan renggang,

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh sebagian guru,( maunya sih seluruh guru, but ya masing-masing punya kesibukan ya jadinya sebagian guru), adalah melarikan diri ke laut (pura-puranya sih mau mancing), so dari om-om (omong-omong maksudnya), sepakatlah untuk pergi kelaut macing sehabis UN (25 April), jadi dibagilah tugas dan tanggung jawab, ada yang nyari perahu, ada yang seksi transportasi darat, ada yang konsumsi, ya pokoknya saling sumbang tuk sukseskan acara mancing bersama.

And jadilah pagi itu, 25 April 2009, sebagian guru and keluarga meluncur ke pelabuhan Pomako, untuk selanjutnya menumpang perahu tempel ke muara Pomako yang berbatasan langsung dengan laut Arafuru nan indah. Setelah membentangkankan tikar and makan siang (atau pagi?) para guru mencoba peruntungannya dengan melemparkan kailnya kelaut, dan seperti yang sudah dapat di duga, karena sebagian adalah pemancing amatir ya ikannya pada cuek saja.

Eh saking asiknya ngrayu ikan supaya mau nyantol di kail, perahu yang hanyut sampai ngga kerasa, dan tahu-tahu, para ibu-ibu yang menunggu di darat menghilang dari pandangan mata. Baru nyadar kalau perahu sudah hanyut. Nah lo baru semua sibuk, ada yang loncat ke air untuk narik perahu, ada yang makai kayu buat dorong, ada yang makai papan buat dayung, mana ngga ada yang punya keahlian buat ngidupin mesin tempel, he..he..he..

Ya untungnya dengan segitu besar usaha, akhirnya sang perahu mau juga minggir, yah legalah, so dari pada nanti hanyut lagi mending pulang aza, mana matahari dah mulai tersenyum di sebelah barat.

nanti kapan-kapan lagi baru mancing dengan persiapan yang lebih mantab. and waktu yang lebih panjang biar puas ngerayu ikannya, walau belum tentu dapat juga sih? Yang penting dah ngerasain ikan bakar rasa pasir disana..he..he..he..

 

 

  


yohanes

 

Kata orang "Men Sana in Corpore Sano" makanya disamping disibukkan dengan berbagai aktivitas membentuk manusia seutuhnya, juga diupayakan agar fisik tetap sehat sehingga pikiran dan jiwapun sehat, ( maksudnya jangan sampai stress.. gitu loh!). Untuk mewujudkan hal tersebut maka sejak dua bulan lalu, diupayakan kegiatan senam aerobik bersama bagi guru, sebelum mulai menjalankan kegiatan pengembangan diri.

Kegiatan aerobik ini boleh dibilang dadakan, setelah sebelumnya ada kegiatan wayase, yospan, dan lain-lain, but seperti cendawan dimusim kemarau, tumbuh dan lenyap pergi tiada pesan. Tentu saja belum semua guru ambil bagian lha piye to.. wong sudah tua napas ngos-ngosan begini.. mana pakai geal-geol itu lho mana tahan.. tapi ya sudah yang penting hepi eh happy ya toch..

Bagi siswa sendiri rupanya menjadi kesegaran tersendiri menyaksikan para gurunya ber aerobik, yang biasanya serem-serem di kelas jaga wibawa, kalau aerobik khan ngga bisa pasang tampang serem. jadi ya sama-sama refreshing gitu lho! guru senang dan sehat, siswa juga senang... horeee...!! Maju terus SMATIRA!!

 

   


yopramana

 

 Mengawali hari ini, seakan semua akan mengalir begitu saja, matahari yang cerah bahkan semakin lama semakin menyengat, but tanpa ada hujan, atau angin diawalilah suatu hari yang terkesan aneh, sekurangnya bagi saya.

Hari ini, hari ketiga Ujian Praktek, dan sebagaimana siswa di belahan dunia manapun, nuansa ujian praktek pasti terasa tegang bercampur serem, dan sebelum ujian hari ini dimulai, seorang siswi kelas XII mengawalinya dengan pingsan dengan sempurna. Yah diangkatlah sang siswi ke ruangan kantor, selidik punya selidik, eh ternyata faktor psikhis yang tidak berkaitan dengan nuansa ujian, malah nuansa romantisme remaja yang pahit and asem, walau tak seasem bau ketek...he.. he..,

Ya udah ujian bisa berlangsung, tapi masih terasa suasana yang aneh, rupanya aroma ketegangan hari sebelumnya antara teman TU masih tercium, eh rupanya masih terbawa juga ya... But profesionalitas mesti berlanjut, Aroma keanehan hari ini rupanya belum berakhir, keriuhan kampanye yang terjadi di depan sekolah rupanya terbawa kedalam rapat bulanan, yah.. namanya rambut sama hitam, tapi isi tak pernah di duga, ada- ada saja yang menjadi hal. Dan kata-kata yang terlontar mencederai rasa antar kawan, walau sudah di sharingkan antar teman masih saja belum bisa di mengerti, yah namanya juga hati, khan nggak bisa di paksa, dan disembuhkan dalam sekejab. Memang benar kata pepatah, setajam-tajamnya pedang masih lebih tajam lidah. So kita yang punya lidah mesti lebih berhati-hati ya?

Bagi saya hal ini sebetulnya masih memberi sinyal bahwa yang saya buat ternyata masih belum apa-apa, masih ada kesenjangan pengertian antar sejawat, sehingga hal-hal kecil menjadi semakin menjadi, kata orang londo, kriwikan dadi grojogan(eh ini bahasa apaan ya?). Dan masih harus selalu belajar, terutama untuk mengerti isi hati seseorang dan alangkah bagusnya kalau bisa melakukan tindakan preventif. Tapi ya bisa ngga ya memuaskan banyak orang?

Hari aneh ini ternyata masih berlanjut,  situasi di saudara seyayasan ternyata juga sedang "goreh" masalahnya tiba-tiba saja tersiar berita adanya pergantian kepala sekolah yang mana yayasan saja sampai ngga tahu?!! (ha?) but, ya sudah itu khan kebijakan atasan ya sudah, kita akar rumput khan bisanya "sendhika dawuh to?".

Eh belum juga meninggalkan sekolah, datang lagi gosip, si bibi di rumah ternyata ketika ditinggal tuan rumah memang bukan rumah saya sih? tapi namanya juga saudara to mana kita yang diberi tanggung jawab ngawat-awati, lha kok bisa masukin lelaki  untuk tidur di rumah, (wuah bahaya ni, klo ada ape-ape gimane?), ya udah ini si bibi musti di sidang! Tapi kalau saya yang mesti nyidang, wah pasti ada orang sakit hati jadi mesti minta bantuan nyonya nih, dan dengan "local wisdom"nya ternyata nyonya bisa membereskan masalah ini, he..he..he..

Pulang ngantor maunya bobo manis terus baca komik Naruto, lha wong energi udah menipis, ternyata si kecil minta di bantu tugas ujian praktek di sekolahnya, mana yang merangkai baterai dan bohlam lampu, dilanjutin buat "jungkat-jungkit" terus beresin buat cangkokan, he..he..he, susah juga ya jadi bapak ideal mending jadi bapak ideot. Tapi masak sich orang ganteng kaya cagak ting begini ideot?

Begitu mau nyruput teh anget eh listrik mati, ya telan ludah saja?! eh ngga taunya gelap-gelap ada orang minta di doain ibadah penguburan orang meninggal, ya... mikir-punya mikir ya udah mau apa lagi, ternyata tanpa sengaja, bacaan yang terambil tentang si Ayub, wah ini Tuhan bercanda ya? Tahu banget kalau saya lagi "ngedumel" dalam hati tentang hari ini, Benar juga ya.. kadang kita maunya nyalahin orang lain atas ketidak enakan yang terjadi pada diri kita, atas kesulitan kita, atas ketidak adilan yang kita alami, tapi Ayub bisa-bisanya setelah semua kemalangan justru bertanya kepada dirinya sendiri kalau mungkin ia kurang melayani Tuhan.

Ya udah, terima kasih Tuhan akhirnya malam ini saya bisa mengakhiri dengan tidak terus bertanya apa yang salah dengan semua yang saya buat? dan lebih-lebih untuk tidak terus mencari kesalahan juga pada orang lain. Dan tidak mencari-cari pelarian dari semua yang terjadi, seperti Yesus yang setia menjalani rencana Tuhan sampai wafat di Salib.


yohanes

Sabtu, 14 Maret 2009 di pagi itu sekelompok siswa berseragam olahraga Smatira, berkemas untuk mengadakan pengamatan di hutan sagu. Dengan menggunakan sebuah truk, perjalanan dimulai, uuuhhh ternyata namanya anak sma, ributnya muinta ampyuuunn..., ada - ada saja ulah untuk mengganggu sesama teman or bahkan sesama pengguna jalan. and gilanya lagi yang diganggu kok ya mau?

Pengamatan populasi sagu ini dilakukan di KM 10, lokasi yang mmmhhh gitu loh. and ternyata gurunya keder juga, mana disana lebih banyak mrs- nya dibanding mr, wah sampai rambut mr yopra semakin memutih saja.

Luas wilayah yang dijadikan sample seluas 10.000 m2, and ternyata wuah lumpurnya pe dalam saja? mana itam lagi... wah ngga ada yang masih cantik and ganteng begitu selesai kegiatan. and duri sagu itu lho nakal banget,  nusuknya kok ya ngga milih2 tempat lho, sampe tempat yang rahasia juga kok ya di tembus? O ya belum lagi serbuan nyamuk betina nya wuahhh muanteb!

And dari pengamatan ini terlihat bahwa dengan pola eksploitasi secara tradisional, populasi hutan sagu cukup terjaga, but limbahnya itu lho ternyata belum dimanfaatin dengan baik. padahal mulai dari daun, pelepah, kulit batang, umbut, semua bisa dimanfaatkan, but ya udah namanya juga pola tradisional.

Oh ya satu lagi yang menjadi catatan, pengolahan sagu ini kurang higienis, jadi jangan langsung dimanfaatkan sebelum proses pembersihan diulang lagi. Air yang digunakan air rawa yang wuahh coklat bo?!, mana deket-deketnya orang buang air kecil lagi? tapi ya namanya juga di hutan. Oh ya di hutan Papua, nenek moyang kita ngga ada lho? itu lho si nyemot eh monyet! mungkin takut sama anak smatira ya? Abis diantar sama yopra yang guanteng and masih sangat muda lagi, buktinya gigi susunya aja masih belum lengkap.. he..he..he

 

  


yohanes

Kelas XII Smatira rupanya ingin mengakhiri masa belajarnya di Smatira dengan memberikan sedikit kenangan manisnya, hal ini ditunjukkan dengan begitu bersemangatnya sebagian siswa kelas xii untuk bersama adik kelasnya mengikuti lomba dalam rangka HUT Kabupaten Mimika.

Lomba yang diikuti antara lain PBB putra-putri, Vokal Group dan bahkan lari 10 km. Dari beberapa lomba ini Vokal Group sudah menyumbangkan satu title juara, profisiat untuk vocal group. Sementara dari lomba yang lain belum diperoleh kepastian para juaranya,  semoga saja regu gerak jalan dapat ikut menyumbangkan medali.

 Selamat untuk semua, terimaksih atas segala partisipasi, dan semoga menjadi catatan manis dalam sejarah SMATIRA.


yohanes

 

 Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh orang dewasa untuk mendewasakan individu lainnya. Dalam konteks ini maka point penting dalam pendidikan adalah bagaimana membuat individu lain itu menjadi semakin dewasa yang ditandai dengan dapat mengambil sebuah keputusan dan bertanggung jawab atas keputusan dan tindakannya itu. menjadi dewasa dalam konteks luas juga mencerminkan pribadi yang peka terhadap lingkungannya. Memiliki tidak saja pengetahuan luas, tetapi juga ketrampilan untuk berkarya dan diatas semua itu memiliki hati yang penuh empati terhadap dunia dan isinya.

Dalam rangka memberikan bekal terhadap hati ini, SMA YPPK Tiga Raja secara kontinue melakukan kegiatan Live In. Kegiatan live in sendiri berupa suatu kegiatan hidup bersama antara siswa dengan orang tua asuh. Dalam hal ini dipilih orang tua asuh suku kamoro yang tinggal jauh di pesisir pantai dan dapat dikatakan sejak zaman purbakala hingga zaman modern boleh dikatakan sedikit atau bahkan tak pernah tersentuh oleh kemajuan teknologi. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa mampu memiliki kepekaan terhadap masyarakat nya dan kelak mampu memberikan kontribusi pengembangan masyarakat tersebut.

Kegiatan Live In tahun 2008 diadakan di kampung Keakwa Distrik Mimika Timur Tengah Kabupaten Mimika. Berlangsung sejak tanggal 4 - 7 Desember 2008. Kampung Keakwa sendiri sebenarnya merupakan kampung pelabuhan yang telah digunakan sejak zaman Belanda dan Jepang. Beberapa peninggalan masa itu yang masih dapat dilihat disana adalah bekas lapangan terbang, mesin-mesin tua, bangkai kapal, meriam laut bahkan kadang masih ditemukan sisa bom peninggalan perang.

Sayangnya walaupun telah berkembang sejak zaman Belanda dan Jepang, saat ini masih merupakan salah satu kampung yang seakan-akan tidak pernah berkembang. Bahkan cenderung penduduknya semakin berkurang seiring banyaknya urbanisasi ke kota Timika.

Kegiatan live in diisi dengan kegiatan mendalami pola hidup orang kamoro seperti mencari siput, mencari kepiting (keraka), memancing, menjaring, memasak makanan secara dibakar, berperahu dan lain-lain. Kegiatan malam diselingi dengan pemutaran film hiburan, dan menari bersama (yosim/seka).

Bersamaan kegiatan ini juga dimanfaatkan para guru untuk bertandang ke SMA Negeri 3 Kokonao sekaligus bersilaturahmi dan sharing tentang pelaksanaan pendidikan di Kokonao dan di SMA YPPK Tiga Raja Timika.

Hanya sayangnya kegiatan live in tahun ini terkesan tergesa-gesa dan sedikit kacau karena bertepatan dengan acara pentahbisan diakon di Kokonao dimana sebagian penduduk Keakwa berpindah ke Kokonao untuk mengikuti kegiatan tersebut. Karena ketergesaan ini maka penjemputan siswa dan guru dari Pomako ke Timika jadi kacau dan terpaksa menginap semalam di Paomako, sementara banyak angkutan tidak beroperasi karena bertepatan dengan hari Idul Adha 2008.

Pengalaman ini kiranya akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan live ini kedepan. Selamat bagi para siswa dan guru, semoga pengalaman ini memperkaya kita untuk lebih peka terhadap permasalahan masyarakat kita. Selamat berjuang di Ujian Akhir Nasional dan Ujian Sekolah, Selamat bertarung memperebutkan kursi Perguruan Tinggi, dan semoga kita masih dapat berjumpa di saat para siswa telah menjadi orang penting di Kabupaten Mimika tercinta ini atau di seluruh pelosok Indonesia. semoga


yohanes

 Masa Orientasi Sekolah 2008, telah lama berlalu, namun banyak pertanyaan tentang pelaksanaannya, karenanya dipandang masih cukup aktual untuk memberikan informasi terhadap kegiatan tersebut.

Tahun 2008/2009 ini MOS untuk yang kedua kalinya menggunakan gedung sendiri lantai dua. Dikomandani oleh Sr Maria Kristofora,OSU dengan segenap jendral perangnya seperti Mr IKT, Ms HP, Mrs. GCT ect di dampingi pula seluruh prajurit dari kelas XI dan XII melaksanak program yang dipandang sangat penting untuk mengenalkan apa sesungguhnya makhluk SMA YPPK Tiga Raja tersebut.

kegiatan ini merupakan ajang sangat penting juga karena untuk tahun pertama SMA YPPK Tiga Raja melaksanakan program SKM yang dikembangkan dari KTSP yang telah disusun selama lebih dua tahun ini.

Para siswa mantan SMP ini sepertinya terkesima bahwa ada program SKM, yang semula tidak ada bayangan sama sekali, hal ini menjadi "obat kuat" bagi mereka untuk lebih konsentrasi dalam pembelajaran dan keaktifan di sekolah. bagi siswa kelas XI dan XII yang memiliki kebiasaan buruk "nyantai" pelaksanaan program SKM menjadi disaster bagi perilakunya, karenanya sebagian siswa yang terkaget-kaget ini dengan cepat mengundurkan diri dari SMA YPPK Tiga Raja.

MOS juga menjadi ajang untuk mengenalkan siswa baru bagi kultur sekolah yang selama ini mulai dibangun, dan boleh dikatakan tahun 2008/2009 ini menjadi kelahiran baru bagi SMA YPPK Tiga Raja setelah sebelumnya di terpa "badai romantika kehidupan" dan bagi semua siswa MOS juga ajang untuk instrospeksi terhadap kegiatan belajarnya.

And selamat datang bagi siswa baru, selamat berjuang bersama kakak-kakak kelas XI dan XII, dan tunjukkan prestasimu demi masa depan yang lebih cerah!

 


yopramana

 Dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran dan layanan pendidikan, sejak tahun pelajaran 2008 - 2009, di SMA YPPK Tiga Raja Timika mulai melaksanakan rintisan Sekolah Kategori Mandiri.

Suatu kebanggaan bahwa diantara banyak sekolah di Papua yang lebih maju, SMA YPPK Tiga Raja yang notabene sekolah yang "baru belajar merangkak" diberi kepercayaan untuk melaksanakan program ini. Tentu saja setiap program mengandung konsekuensi tersendiri. Karenanya SMA YPPK Tiga Raja Timika, tidak sekedar berhenti pada kebanggaan saja, tetapi berupaya untuk melaksanakan program ini secara baik.

SKM di SMA YPPK di awali dengan penyusunan program dan analisis biaya, yang diajukan kepada team Block Grant Provinsi Papua, dan di tingkat sekolah sendiri dibentuk Panitia SKM yang diketuai oleh Kepala sekolah dan Waka Kurikulum, program SKM di sekolah disusun dalam sebuah panduan petunjuk teknis SKM, yang diseminarkan di awal Juli 2008, dengan melibatkan orang tua siswa, guru, staff, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten, LPMAK, dan beberapa sekolah lain antara lain SMA N2, SMA Al Falah.

Hasil dari seminar ini di lanjutkan dengan kegiatan workshop untuk menyusun perangkat pembelajaran guru yang terdiri atas: Silabus, KKM, RPP, Program Tahunan, Program Semester, dan Bahan Ajar, ( akan dilanjutkan dengan penyusunan Penilaian hasil belajar), Penyusunan Program Muatan Lokal, Pengembangan diri,dan bobot SKS.

Berkenaan dengan pelaksanaan ini, bagi para siswa diberikan KRS, Kartu Hadir, Buku Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan, Wali siswa ( menggantikan wali kelas yang selama ini dianggap tidak efektif), petunjuk pelaksanaan Pendidikan, moving class, penyediaan akses internet, dan pembuatan web.

Tentu saja banyak hal yang perlu dibenahi, tetapi dipandang pelaksanaan selama kurang lebih satu semester ini telah berada pada track yang benar, dan perubahan tidak harus dalam bentuk perombakan total, tetapi revisi hal-hal yang dipandang belum optimal.


yopramana

 Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar SMA YPPK Tiga Raja, yang dilaksanakan tanggal 1 Nopember 2008, baru saja berlalu, semestinya banyak hal yang dapat dipetik oleh siswa dari berbagai materi yang disampaikan oleh pemakalah yang "ngetop".

Makalah yang dibawakan antara lain : Kristus sebagai Pemimpin Masa Depan oleh Sir Elisius Tanan, Reproduksi Remaja oleh sir Yopra, manfaat Kurikulum bagi pembentukan Kepemimpinan by yopra, Reformasi, antara harapan dan kenyataan by Sir Yohanes Napan, and tidak lupa latihan berdiskusi, mengajukan pendapat, menanggapi pendapat dan lain-lain.

Sayangnya bahwa waktu yang sangat singkat sehingga acara harus dipadatkan sedemikian rupa sehingga peserta merasa tertekan dan dituntut untuk dengan cepat menanggapi kegiatan yang sedang berlangsung dan tanpa sadar semua sudah berlalu sementara materi belum terlekat dengan benar di pikiran.

But acara ini merupakan acara pembuka dari latihan panjang menumbuhkan dan membentuk jiwa kepemimpinan pada siswa SMA YPPK Tiga Raja. Latihan Kepemimpinan ini juga ditumbuh-kembangkan dari berbagai latihan lain seperti Kepramukaan, Mading, Seni, band, Drumband, kemah Rohani, bahkan menjadi pemimpin ibadat atau bahkan mengorganisir suatu kegiatan.

Dari LKTD dapat dilihat bahwa sesungguhnya siswa-siswi ini membutuhkan lebih banyak sentuhan kasih dibanding perintah-perintah yang dihamburkan tanpa sasaran, juga dibutuhkan lebih banyak kegiatan motorik dibanding yang lainnya. Mungkin ini dipengaruhi oleh asal/ lingkungan dari mana siswa itu.

So akhirnya, segenap guru dan staff SMA YPPK Tiga Raja menghaturkan profisiat atas terselenggaranya kegiatan bagi segenap panitia, siswa dan guru yang terlibat, dan mari tingkatkan terus segenap usaha pendidikan kita, dan Maju terus pendidikan Mimika... Merdeka!!

 


<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>